Footballovers, Kegagalan Real Madrid merekrut Paul Pogba dari Manchester United dikabarkan membuat sang pelatih, Zinedine Zidane kecewa. Bahkan Zidane disebut ingin mengundurkan diri lagi sebagai pelatih Real Madrid.
Sebelumnya Zidane pernah mundur dari kursi pelatih Real Madrid pada Mei 2018 atau tepatnya setelah El Real merengkuh trofi si kuping besar. Namun 10 bulan kemudian, Zidane kembali menerima tawaran untuk membesut Los Blancos. Ia juga dijanjikan bakal memegang penuh kebijakan transfer klub.
Awalnya, Real Madrid sebenarnya tidak terlalu tertarik memburu Pogba. Bagaimanapun Pogba merupakan pemain kontroversial di luar lapangan, Madrid tidak mau mendapatkan pemain dengan segudang masalah.
Tapi pihak klub akhirnya hanya bisa tunduk pada Zidane. Sebagai salah satu pelatih yang sukses mempersembahkan berbagai gelar untuk klub, Zidane bersikeras mendapatkan Paul Pogba.
Zidane begitu menginginkan Pogba karena menilai lini tengahnya masih membutuhkan pemain berkarakter. Zidane juga yakin Pogba bisa jadi bintang baru Los Galacticos.
Tidak hanya Pogba, saat kembali melatih Madrid Zidane juga mengajukan Kylian Mbappe, dan Eden Hazard ke manajemen klub sebagai daftar buruannya di musim panas 2019. Namun, hanya Eden Hazard yang hingga kini berhasil didatangkan ke Santiago Bernabeu.
Selain Hazard, Madrid juga sebenarnya sudah mendatangkan cukup banyak pemain. Tapi Zidane selaku manajer merasa belum puas, ia masih mengincar beberapa pemain sebelum bursa transfer untuk klub-klub Spanyol ditutup pada awal september. Salah satu buruan yang paling diinginkan tentu saja pemain MU, Paul Pogba.
Menurut analis ESPN FC, Graham Hunter, Pogba merupakan prioritas nomor satu Zidane, bahkan lebih penting daripada Hazard dan semua pemain yang telah di datangkan oleh Real Madrid pada musim panas ini.
Sayang, harapan Zidane untuk segera memboyong pemain berposisi gelandang tersebut nampaknya sudah tertutup, pasalnya bursa transfer untuk klub-klub asal Inggris sudah resmi ditutup pada 8 Agustus.
Sebagai tambahan, Pogba juga sudah beberapa kali menyatakan keinginannya untuk segera hengkang dari MU. Pada maret 2019 saat jeda laga Internasional, Paul Pogba mengakui akan menjadi sebuah ‘mimpi’ saat bisa bekerja sama dengan Zidane di Santiago Bernabeu.
“Seperti yang selalu saya katakan, Real Madrid adalah impian bagi siapa pun. Ini adalah salah satu klub terbesar di dunia,” Ujar Pogba (Dikutip dari Givemesports)
“Ada juga Zinedine zidane sebagai pelatih dan itu adalah impian bagi siapa saja yang suka sepakbola” tambahnya.
Namun peluangnya untuk melihat Pogba berlabuh ke Madrid sepertinya bakal sulit terwujud. Selain karena masih terikat kontrak hingga tahun 2021, Setan Merah juga memasang harga fantastis yang mencapai 170 juta paun atau sekitar Rp 2,7 Triliun.
MU sendiri takkan melepas Pogba pada musim panas ini, karena jika Pogba pergi, MU harus mencari suksesornya pada bursa transfer yang akan datang. Bagi MU, Pogba adalah pemain yang sangat krusial. Ole Gunnar Solskjaer ingin menjadikannya sebagai pusat permainan MU musim depan.
Musim lalu Pogba tampil cukup mengesankan bersama Setan Merah dengan mencatatkan 35 penampilan di liga Inggris dengan torehan 13 gol serta membuat 9 assist.
Sudah bukan rahasia umum lagi bahwa Zidane sangat menginginkan Paul Pogba untuk bergabung dengan tim asuhannya. Zidane kepincut dengan Pogba karena pemain asal Perancis itu dianggap sebagai pemain yang lengkap. Menurutnya Pogba adalah gelandang yang tahu bagaimana caranya menyerang dan bertahan dengan baik.
“Aku sangat menyukainya,Saya kenal dia secara pribadi dan dia adalah pemain yang berkontribusi banyak. Dia adalah gelandang yang tahu bagaimana menyerang dan bertahan dan melakukan segalanya dengan cukup baik.”
“Dia sungguh pemain yang lain dari pada yang lain, hanya sedikit pemain yang bisa melakukan hal yang dia bisa”, Puji Zidane dikutip dari Givemesports.
Sebelumnya secara pribadi Zidane telah berbicara dengan Pogba soal keinginannya untuk memboyongnya ke Madrid. Zidane juga sudah membujuk Florentino Perez agar bersedia mendatangkan Pogba dari MU. Dan sang Presiden pun juga dikabarkan sudah berjanji kepada Zidane untuk memboyong Pemain berusia 26 tahun tersebut.
Perjanjian tersebut dilaporkan jadi salah satu kesepakatan agar Zidane mau melatih lagi di Santiago Bernabeu, usai mengundurkan diri pada tahun lalu.
Selain soal Pogba, Zidane juga meminta Perez untuk segera melepas Gareth Bale yang tidak masuk dalam visi timnya ke depan. Namun hingga sekarang pemain asal Wales itu masih berkostum Madrid, walaupun sempat dikabarkan bakal gabung ke Liga China.
Awalnya Perez enggan mengeluarkan dana sebanyak itu untuk meminang Paul Pogba. Tapi Perez memiliki opsi lain yaitu menawarkan tiga pemain kepada MU untuk menggaet Pogba. Ketiga pemain itu adalah Gareth Bale, James Rodriguez, dan Keylor Navas. Los Blancos siap kehilangan Bale, James, dan Navas yang tidak masuk dalam rencana Zidane pada musim 2019/20.
Namun, Zidane harus gigit jari karena sampai sekarang Pogba belum mendarat ke Santiago Bernabeu. Kegagalan Perez untuk memenuhi janji-janjinya itu malah membuat Zidane tidak yakin pada atasannya. Zidane pun menjadi ragu apakah Perez serius ingin membangun tim yang sesuai dengan visi misinya atau tidak.
Selain Real Madrid, pada musim panas ini, Juventus juga dikabarkan tertarik memboyong Pogba. Kini yang jadi pertanyaan, menurut kamu footbalovers, Jika suatu saat nanti Paul Pogba jadi bergabung ke Madrid apakah ia akan bersinar atau justru tampil melempem ?







