• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Thursday, June 13, 2024
  • Login
  • Home
  • Story
  • Football Stories
No Result
View All Result
FOOTCHAMPION
  • Home
  • Story
  • Football Stories
No Result
View All Result
FOOTCHAMPION
No Result
View All Result
Home CERITA

Philipe Coutinho, Proyek Besar Barcelona Yang Gagal

Khairul Anwar by Khairul Anwar
August 20, 2019
in CERITA
0 0
0
Philipe Coutinho, Proyek Besar Barcelona Yang Gagal
Share on FacebookShare on Twitter

FC Barcelona akhirnya resmi melepas gelandang Philippe Coutinho, ke raksasa Bundesliga Jerman, Bayern Munchen, dengan status pinjaman selama satu musim.

Ada pun, Bayern Munchen harus membayar biaya peminjaman sebesar 20 juta euro atau sekitar Rp 315 miliar dengan opsi pembelian pada musim berikutnya senilai 120 juta euro atau sekitar Rp 1,8 triliun. Coutinho diprediksi akan menjadi motor serangan bagi Fc Bayern selepas kehilangan Franc Ribery dan Arjen Robben.

Sementara, melalui akun resminya, pihak Barcelona mengucapkan terima kasih atas jasa Coutinho selama satu setengah musim di Camp Nou.

“FC Barcelona ingin mengucapkan terima kasih kepada Philippe Coutinho atas komitmen dan dedikasinya, dan klub ingin mengucapkan semoga sukses untuk karier barunya,” demikian pernyataan resmi Barcelona. (Dikutip dari laman Euronews)

Dengan bergabung ke Bayern Munchen, maka selesai sudah spekulasi yang menyatakan bahwa Coutinho akan menjadi bagian dari negosiasi Barcelona yang berambisi memulangkan Neymar dari PSG musim panas ini.

Di sisi lain, CEO Bayern Muenchen, Karl-Heinz Rummeniege, mengungkapkan bahwa hubungan baik dengan Barcelona menjadi pemulus langkah Coutinho ke ke klubnya.

Rummenigge juga mengucapkan rasa terima kasihnya kepada pihak Barcelona yang sudi melepas Coutinho untuk bergabung dengan klub tersukses di Jerman tersebut. Ia pun merasa sangat senang bisa membawa pemain berusia 27 tahun itu ke Bayern Munchen.

Sementara pelatih tim, Niko Kovac menyebut bahwa tidak hanya klubnya yang siap menyambut Coutinho. Menurutnya, Bundesliga dan bahkan Jerman sendiri siap melihat kepiawaian dari Coutinho yang akan segera berlaga di Liga Jerman mulai musim 2019/20.

Philipe Coutinho mendarat di Barcelona pada Januari 2018, kedatangannya diharapkan bisa menjadi pengganti Andres Iniesta. Di paruh kedua musim itu, ia tidak bermain maksimal karena tak bisa berlaga di Liga Champions. Namun, kondisi itu dianggap menguntungkan Coutinho yang masih beradaptasi.

Pada laga pertamanya, Coutinho menimbulkan kesan bahwa ia memang terlahir untuk Barcelona. Ia tampak nyaman dengan ekosistem baru, mencari ruang di lapangan. Ia mulai mencetak gol dan menciptakan assist untuk menjadi pemain penting.

Setengah musim pertamanya di Barcelona adalah masa terbaiknya, dengan catatan 10 gol dan 11 assist dari 22 penampilan. Coutinho menyelesaikan musim 2017/18 dengan kinerja yang cukup baik,termasuk di final Copa del Rey, saat mengalahkan Sevilla di Estadio Wanda Metropolitano.

Pendukung Barcelona pun juga sempat meyakini Coutinho sebagai pembelian yang tepat. Mereka menyakini Coutinho ditakdirkan menjadi penerus Andres Iniesta ataupun Lionel Messi yang memasuki fase akhir kariernya. 

Namun, musim berikutnya Coutinho gagal mengulangi kesuksesannya. Biarpun demikian, ketika musim 2018/19 dimulai, Coutinho tetap tidak bisa menduplikasi permainan terbaiknya semasa membela Liverpool maupun awal karirnya di El Barca. Padahal ia sudah melewati pramusim sejak awal, seharusnya tidak ada alasan Coutinho untuk tampil buruk.

Dari 54 penampilan musim lalu, Coutinho hanya mampu menjadi starter di 28 pertandingan dan bermain penuh 90 menit di 12 pertandingan. Coutinho hanya mencetak 11 gol, atau satu gol lebih baik daripada setengah musim pertamanya di Barcelona.

Penampilan buruk Coutinho membuat fans Barca habis kesabaran. Coutinho dikritik keras, dan puncaknya ketika Coutinho membalas kritik tersebut dengan selebrasi kontroversial.

Dari sejumlah masalah yang dihadapi Coutinho di Barcelona, masalah terbesar mantan pemain Inter Milan itu adalah gagal beradaptasi dengan sistem di Barcelona.

Kini, Pemain asal Brasil itu telah meninggalkan Barcelona dengan catatan 75 pertandingan di semua ajang, mencetak 21 gol dan 11 assist. Bersama Coutinho, La Blaugrana telah memenangkan Copa del Rey, Piala Super Spanyol dan dua trofi la liga.

Hasil perekrutan pemain yang terlihat tidak begitu buruk di atas kertas, tetapi ketika dianalisis melalui lensa penampilannya dan jumlah uang yang sudah dikeluarkan Barcelona untuk mendatangkannya maupun membayar gajinya sama sekali belum memenuhi harapan.

Sebagai pemain yang menyandang status rekor transfer klub, perjalanan karier Philippe Coutinho di Camp Nou sedikit mengenaskan. Pemain yang diharapkan bisa jadi bintang baru ternyata hanya bisa bertahan selama satu setengah musim.

Perlu diketahui bahwa saat memboyong Coutinho dari Liverpool, manajemen Barca harus merogoh kocek sebesar 160 juta euro atau Rp 2,5 triliun. Hal itu membuat Coutinho menempati peringkat ketiga sebagai pemain termahal dunia di bawah Neymar dan Kylian Mbappe.

Coutinho dikontrak La Blaugrana untuk durasi 5,5 tahun. Saat itu ia berstatus sebagai pemain bintang di Anfield. Coutinho sudah bermain sebanyak 201 pertandingan di semua kompetisi dan mencetak 54 gol selama lima tahun berseragam Liverpool.

Keberhasilan transfer Coutinho ini disambut gembira oleh pihak Barcelona. Mereka sangat yakin pemain yang saat itu berusia 25 tahun akan menambah daya gedor tim dari lini tengah.

“Kehadiran pemain asal Brasil ini di dalam skuad akan sangat serbaguna. Dia memiliki kemampuan teknis dan visi dalam bermain sepak bola sehingga membuat dirinya sangat memungkinkan untuk bermain di lini tengah kami,” tulis pernyataan Barcelona.

“Naluri menyerangnya juga sangat tinggi dan bisa bermain lebih ke depan dari sektor sayap. Coutinho memiliki kecepatan dan selalu berhasrat melewati pemain bertahan. Kemampuannya mencetak gol juga sudah tak terbantahkan lagi dengan koleksi 13 gol untuk Liverpool pada musim lalu.” ujarnya lagi.

Namun apa daya, nasi sudah menjadi bubur, Coutinho belum mampu memenuhi ekspektasi pihak Barcelona dan para pendukungnya.

Coutinho sendiri mengakui penampilannya di Barcelona tidak sesuai harapan. Membuka lembaran baru bersama Bayern, Coutinho bertekad meraih banyak gelar juara.

“Soal Barcelona, semua tidak berjalan seperti yang kami inginkan,” ujar Coutinho.

“Tapi itu sudah lewat. Ini adalah klub baru, klub besar, penting. Saya harap saya bisa di sini untuk waktu yang lama dan meraih banyak gelar juara.”

“Saya dapat pengalaman luar biasa selama tahun-tahun itu. Saya banyak belajar, memenangi banyak hal bersama klub, dan ketika kami tampil di Copa America, yang saya menangi bersama Brasil, dan itu benar-benar penting,” katanya menambahkan. (Dikutip dari FoxSportsAsia)

Coutinho juga mengaku ingin bertahan lama di FC Bayern, sebuah sinyal yang menyiratkan bahwa ia sepertinya tidak akan kembali ke Barcelona lagi.

“Saya punya tantangan besar di sini dan saya berharap untuk tinggal di sini untuk waktu yang lama dan memenangkan banyak gelar,” kata Coutinho.

“Selalu ada harapan besar di Bayern dan tentu saja Liga Champions adalah tujuan dan saya akan melakukan yang terbaik untuk memenangkan Bundesliga, DFB-Pokal dan Liga Champions bersama rekan-rekan saya.”

“Saya dihadapkan dengan proyek ambisius, saya orang yang ambisius, dan saya berbicara dengan Thiago, Rafinha dan Lucio, dan saya telah mendengar banyak hal baik, mereka benar-benar banyak membantu saya.” Tambahnya (Dikutip dari Sky Sports)

Coutinho juga mengaku akan melakukan yang terbaik yang ia bisa lakukan di lapangan guna mencapai tujuan klub. Coutinho akan mengenakan kaos nomor sepuluh yang sebelumnya dipakai oleh Arjen Robben. Selamat berjuang Coutinho !!!

Khairul Anwar

Khairul Anwar

Next Post
Extra Time (21/08/19): Pogba Terima Pelecehan Rasisme, Mo Salah Bahagia Di Liverpool, Lozano dan Zapacosta Tiba Di Italia

Extra Time (21/08/19): Pogba Terima Pelecehan Rasisme, Mo Salah Bahagia Di Liverpool, Lozano dan Zapacosta Tiba Di Italia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Connect with us

  • 135 Followers
  • 61.3k Followers
  • 200k Subscribers
  • 23.9k Followers
  • Trending
  • Comments
  • Latest

The Biography of Robert Lewandowski

April 2, 2019
Mengapa Hanya Ada Tiga Kali Pergantian Pemain ?

Mengapa Hanya Ada Tiga Kali Pergantian Pemain ?

August 1, 2019

The Life Story of N’Golo Kante

February 28, 2019

Why Football Players Shave their Leg-hairs

April 25, 2019

Super Bowl 2017: Here’s How Many People Watched the Super Bowl

0

What is good from Frenkie de Jong?

0

A Life Story of Paulo Dybala

0

Who is actually Ole Gunnar Solskjaer?

0

Super Bowl 2017: Here’s How Many People Watched the Super Bowl

April 15, 2020

Arsenal and Sutton communities teams deepen bonds

April 14, 2020

Lance Armstrong Is Facing a $100 Million Lawsuit From the U.S. Government

April 13, 2020

McLaren’s F1 reboot needs to be successful for the sake of the sport

April 12, 2020

Recommended

Super Bowl 2017: Here’s How Many People Watched the Super Bowl

April 15, 2020

Arsenal and Sutton communities teams deepen bonds

April 14, 2020

Lance Armstrong Is Facing a $100 Million Lawsuit From the U.S. Government

April 13, 2020

McLaren’s F1 reboot needs to be successful for the sake of the sport

April 12, 2020

About Us

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Read more

Categories

  • Basketball
  • BERITA BOLA
  • BIOGRAFI
  • Boxing
  • CERITA
  • Cycling
  • Football
  • Football Stories
  • Formula 1
  • Golf
  • Moto GP
  • Story
  • Tennis
  • Uncategorized

Tags

acmilan Ajax argentina Barcelona biography brazil Champions League chelsea filippoinzaghi footballstar Football Stories Football Story intermilan italy juventus liga champions lionelmessi liverpool luissuarez manchester city manchester united manchesterunited mariobalotelli messi MMA MotoGP 2017 mourinho MU neymar pemain terbaik premierleague premier league realmadrid real madrid ronaldinho ronaldo rumor transfer Super Bowl The Presidents Cup UFC US Sports Valentino Rossi worldcup Zlatan Ibrahimovic zlatanibrahimovic

Recent News

Super Bowl 2017: Here’s How Many People Watched the Super Bowl

April 15, 2020

Arsenal and Sutton communities teams deepen bonds

April 14, 2020

© 2024 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Story
  • Football Stories

© 2024 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In