Ryan Giggs: Pemain Setia Dengan Skandal Perselingkuhan

Ryan Giggs akan selalu menjadi sebuah definisi sempurna dari seorang legenda. Memiliki bakat sepak bola sejak lahir, Giggs kerap menghabiskan waktu untuk memainkan si kulit bundar dengan teman-teman sebanyanya. Giggs selalu terlihat semangat saat kakinya menyentuh bola. Ia yang seolah ingin mengendalikan permainan selalu menjadi sorotan orang-orang yang melihatnya.

Tahun 1983 barangkali menjadi tahun keberuntungan Giggs. Seorang tukang susu bernama Dennis Schofield tak sengaja melihat bakatnya saat sedang berkeliling disekolah Giggs menimba ilmu.

Saat itu, gocekan kaki Ryan Giggs terus membuat Dennis Schofield fokus. ia tak ingin ketinggalan satu momen pun saat bola berada di kaki Giggs kecil. Menurutnya, Giggs berlari seperti kijang dan meledak seperti dinamit.

Dennis Schofield yang sekaligus menjadi pemandu bakat Manchester City saat itu langsung menemui orang tua Giggs untuk sekadar mengobrol. Akan tetapi, Dennis Schofield gagal meyakinkan City untuk mengontak Giggs.

Jadilah Giggs dibuntuti oleh Sir Alex Ferguson dan membawanya ke Old Trafford.

Sebagai pemain, Giggs merupakan sosok flamboyan. Penggemar dibuat tersihir oleh permainan indahnya. Giggs yang pada akhirnya membela United menjadi anggota dari angkatan terbaik akademi Si Setan Merah, Class of ’92.

Saat masih menjadi pemain, Giggs dikenal memiliki beberapa julukan, termasuk penyihir dari Wales dan penerus George Best. Namun, seiring berjalannya waktu, Giggs mulai memperlihatkan gaya main yang berbeda dengan Best. ‘Penyihir dari Wales’ sendiri adalah gelar warisan dari Billy Meredith, mantan pemain Manchester City dan United di era 1800-an.

Predikat tersebut juga diberikan kepada pemain Wales yang menghidupkan permainan di lapangan, seperti Ian Rush, Mark Hughes, hingga Gareth Bale.

Namun mantan bek Manchester United, Garry Pallister, tetap punya pandangan bahwa Giggs memang mirip dengan George Best. Ia memiliki tehnik luar biasa dan punya segalanya untuk menjadi seorang legenda.

Saat masih aktif bermain, Giggs banyak menghabiskan waktunya di Old Trafford. Dalam 24 kariernya, Giggs telah menyumbangkan sebanyak 34 gelar untuk tim berjuluk Setan Merah.

Giggs adalah legenda. Ia dikenal setia dengan United dan tak menggubris banyak tawaran yang sempat diajukan kepadanya.

Namun meski dikenal sebagai pemain yang amat loyal, Giggs pernah terlibat kasus perselingkuhan. Ya, cap setia yang ada pada dirinya seolah hancur akibat kelakukan buruknya itu.

Sejak kecil, Giggs pernah terlibat beberapa permasalahan. Salah satunya dengan sang ayah. Giggs sampai menolak nama Wilson dalam dirinya karena membenci sang ayah.

Setelah menjadi korban kekerasan rasial karena memiliki darah Sierra Leone dari ayahnya, Giggs juga melihat ibunya menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga. Disaat itu pula, sang ayah sekaligus pahlawannya meninggalkan keluarga. Ryan Giggs merasa hancur dan ingin memulai hidup baru.

Dari situlah Ryan Joseph Wilson yang menjadi nama awalnya telah mati. Ia kini dikenal sebagai Ryan Giggs.

Hubungan dengan sang ayah memang menjadi hal yang rumit. Apalagi, pada tahun 2011, Giggs kedapatan berselingkuh dengan istri adik kandungnya sendiri.

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, meski dikenal sebagai pemain loyal, Giggs pernah terlibat skandal memalukan, yaitu berselingkuh dengan Natasha, yang tak lain adalah istri dari Rhodri.

Semua bermula ketika Ryan dan Rhodri bertemu seorang gadis di sebuah klub malam di Manchester pada 2003. Rhodri memang begitu bersemangat mendekati gadis yang kemudian diketahui bernama Natasha ini.

Tetapi, orang-orang disana berfikir kalau Natasha lebih menyorotkan matanya kepada Ryan Giggs.

Malam esoknya mereka bertemu lagi untuk menghabiskan malam bersama. Padahal kala itu ada wanita yang sudah mengandung benih cintanya bersama Ryan, Stacey Cooke, seorang desainer fashion.

Hubungan panas antara Giggs dan Natasha akhirnya berlanjut hingga delapan tahun kedepan. Bahkan tetap terjadi ketika Ryan kemudian melamar Stacey untuk menjadi istrinya pada 2007.

Menjadi lebih tragis karena jalan cerita tidak terduga terjadi ketika sang adik, Rhodri, memutuskan untuk mengencani Natasha. Hingga kehebohan ini kemudian terkuak pada 2011, tepat setahun setelah Rhodri menikahi Natasha.

Kabarnya, hubungan gelap ini sempat menghasilkan benih keturunan namun kemudian digugurkan oleh Natasha karena ia merasa tidak tega terhadap Rhodri.

Di tahun tersebut, Natasha sendiri yang mengakui bahwa ia telah berselingkuh dengan Ryan Giggs. Natasha membuat pengakuan kalau ia telah tidur dengan Ryan Giggs. Perempuan selingkuhan Ryan Giggs mengaku kalau keduanya kerap berhubungan seks di sebuah hotel, rumah kosong, dan apartemen.

Perempuan yang sudah melahirkan satu anak dari Rhodri itu juga menyebut Ryan sebagai pria yang iseng dan bahkan kurang ajar saat di atas ranjang, namun justru itulah yang membuatnya semakin tak bisa terlepas darinya.

Skandal ini kemudian benar-benar membuat sosok ideal Ryan di mata banyak orang berubah. Bukan hanya ia diketahui mengkhianati istrinya, ia juga kehilangan keluarganya dari pihak ayah. Keluarga Wilson dengan tegas mengutuk tindakan Ryan dan beberapa kali menyebutkan bahwa Ryan tidak memiliki tempat lagi di keluarga mereka.

Adiknya Rhodri yang kecewa mengatakan,

“Dia (Ryan) telah menghancurkan keluarga kami. Aku benar-benar tak peduli dengannya dan tidak ingin berbicara dengannya,” (dikutip dari dailymail)

Karena perselingkuhan itu, Rhodri menceraikan Natasha. Natasha sempat memohon kepada Rhodri untuk diberi kesempatan berbaikan. Namun, Rhodri sudah tak bisa hidup dengannya. Rhodri kini hidup bahagia dengan kekasih barunya, Soe Ashto

Sang ayah sampai meminta Ryan Giggs untuk menghubungi adiknya yang terlanjur kecewa. Danny Wilson benar-benar marah dan mengatakan kalau Ryan Giggs tak cocok berada di manajemen Timnas Wales.

Pada akhirnya, cerita tragis atas perbuatannya menimpa Ryan Giggs. Saat Giggs meninggalkan Manchester United, ia juga sekaligus digugat cerai oleh istrinya, Stacey.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *